Tugas Sistem Telekomunikasi

• Apa yang dimaksud dengan plagiat?
• Jawab :
-Plagiat adalah perbuatan secara sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau
-mencoba memperoleh kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah dengan mengutip
-sebagian atau seluruh karya dan/atau karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai
-arya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai.
• Apa sanksi bagi mahasiswa dan dosen yang melakukan plagiat?
• Jawab :
-Sanksi bagi mahasiswa yang terbukti melakukan plagiat sebagaimana dimaksudkan dalam pasal 10 ayat (4), secara berurutan dari yang paling ringan sampai dengan yang paling berat, terdiri atas :
-Teguran;
-Peringatan tertulis;
-Penundaan pemberian sebagian hak mahasiswa;
-Pembatalan nilai satu atau beberapa mata kuliah yang
-deperoleh mahasiswa;
-Pemberhentian dengan hormat dari status sebagai mahasiswa;
-Pemberhentian tidak dengan hormat dari status sebagai mahasiswa; atau
-Pembatalan ijazah apabila mahasiswa telah lulus sari suatu program.
-Sanksi bagi dosen/peneliti/tenaga kependidikan yang terbukti melakukan plagiat sebagaimana dimaksudkan dalam pasal 11 ayat (6) secara berurutan dari yang paling ringan sampai dengan yang paling berat, terdiri atas :
-Teguran;
-eringatan tertulis;
-Penundaan pemberian hak dosen/peneliti/tenaga kependidikan;
-Penurunan pangkat dan jabatan akademik/fungsional;
-Pencabutan hak untuk diusulkan sebagai
-guru besar/profesional/ahli peneliti utama bagi yang memenuhi syarat;
-Pemberhentian dengan hormat dari
-status sebagai dosen/peneliti/tenaga pendidikan;
-Pemberentian tidak dengan hormat dari status
-sebagai dosen/peneliti/tenaga kependidikan; atau
-Pembatalan ijazah yang diperoleh dari perguruan tinggi
-yang bersangkutan.
-Apabila dosen/peneliti/tenaga kependidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf f, huruf g, dan huruf h menyandang sebutan guru besar/profesioanal/ahli peneliti utama oleh Menteri atau pejabat yang berwenang atas usul perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh pemerintah atau atas usul perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh masyarakat melalui koordinator perguruan tinggi Swasta;
-Menteri atau pejabat yang berwenang dapat menolak usul untuk mengangkat kembali dosen/peneliti/tenaga kependidikan dalam jabatan guru besar/profesor/ahli peneliti utama atas usul perguruan tinggi lain, apabila dosen/peneliti/tenaga kependidikan tesebut pernah dijatuhi sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf f atau huruf g serta dijatuhi sanksi tambahan berupa pemberhentian dari jabatan guru besar/profesor/ahli peneliti utama.
-Dalam hal pemimpin perguruan tinggi tidak menjatuhkan sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), dan ayat (3), Menteri dapat menjatuhkan sanksi kepada plagiator dan kepada pemimpin perguruan tinggi yang tidak menjatuhkan sanksi kepada plagiator.
-Sanksi kepada pemimpin perguruan tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat (5) berupa:
-Teguran;
-Peringatan tertulis;
-Pernyataan pemerintah bahwa yang bersangkutan tidak berwenang melakukan tindakan hukum dalam bidang akademik.
Sumber :
peraturan menteri pendidikan nasional Republik Indonesia nomor 17 tahun 2010 tentang pencegahan dan penanggulangan plagiat di perguruan tinggi.

download di sini :
tugas sistel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: